Tentang dan Kolaborasi

Tentang Syafnil
Saya adalah antropolog dan peneliti independen berbasis di Sumatera Barat. Latar belakang keilmuan saya adalah antropologi dengan fokus pada antropologi ekologi dan politik, konflik agraria, hak masyarakat adat, dan keadilan lingkungan. Penelitian saya menyoroti perebutan lahan, ruang hidup dan hak komunal di berbagai wilayah Sumatera Barat yang. Kajian ini menjadi fondasi penting dalam membaca ekspansi agraria dan dampaknya terhadap masyarakat lokal, mulai dari pergeseran tata ruang, relasi kuasa, hingga implikasi sosial-budaya. Dengan pendekatan lapangan dan analisis kritis, saya berupaya menghadirkan perspektif yang etis, kontekstual, dan berpihak pada keberlanjutan serta keadilan sosial
Sejak 2016, saya terlibat dalam berbagai riset dan proyek berbasis komunitas: mendokumentasikan pengetahuan lokal tentang hutan dan harimau, meneliti ekonomi nelayan dan kerentanan penghidupan, mengkaji komitmen pemerintah dalam pencegahan stunting, hingga mengerjakan riset multi-lokasi tentang dampak sosial-ekologis perkebunan sawit. Dalam beberapa tahun terakhir, saya juga mengelola proyek yang berkaitan dengan hak ulayat, pengaduan masyarakat ke skema sertifikasi, pelatihan gender dan HAM, serta penyusunan bahan analisis untuk advokasi kebijakan.
Kerja saya berada di persimpangan antara riset akademik, pendampingan komunitas, dan praktik proyek sosial-ekologis. Saya berusaha menjaga agar analisis tetap tajam, tetapi sekaligus berakar pada pengalaman orang-orang yang hidup di wilayah terdampak.
Cara Saya Bekerja & Prinsip Kerja Saya
Saya memulai dari lapangan: dari cerita, percakapan, pertemuan, dan observasi terhadap kehidupan sehari-hari. Pendekatan saya menggabungkan etnografi, analisis sosial-budaya, kerangka ekologi politik, serta pemahaman atas standar HAM dan safeguard sosial-lingkungan.
Dalam setiap kerja, saya berupaya:
Dalam kolaborasi, saya menjunjung tinggi:
Website ini saya susun bukan untuk menonjolkan kehidupan pribadi, tetapi untuk memperlihatkan bidang kerja, cara berpikir, rekam kerja, dan ruang kolaborasi yang mungkin kita bangun bersama.
Saya terbuka untuk kolaborasi dengan:


Bentuk kolaborasi yang mungkin antara lain:
Cara Memulai Kolaborasi
Pengajuan Kegiatan
Kirimkan pengantar singkat mengenai lembaga/komunitas Anda, tema yang ingin dibahas, dan tujuan kolaborasi.
Diskusi
Kita berdiskusi untuk menilai kesesuaian fokus, pendekatan, dan kapasitas.
Penyusunan Kerangka Kerja
Jika ada titik temu, kita susun kerangka kerja: pertanyaan utama, konteks, metode, bentuk keluaran, serta kebutuhan pendanaan.
Pengembangan Proposal
Dari kerangka itu, kita dapat mengembangkan proposal lebih lengkap untuk internal lembaga, donor, atau mitra lain.
Saya hanya akan terlibat dalam kolaborasi yang menghormati hak komunitas, serius terhadap dampak sosial-lingkungan, dan tidak menjadikan riset sebagai formalitas semata.
